Pages

Ads 468x60px

ARSENAL BUTUH KEAJAIBAN

SOCCER NEWS - Kekalahan Arsenal ketika bermain di kandang dari Bayern Muenchen pada Leg 1 dalam lanjutan 16 Besar Liga Champions membuat langkah Arsenal menuju babak berikutnya semakin berat. Pada Leg ke-2 yang akan di langsungkan di kandang Muenchen, Arsenal butuh kemenangan tiga gol tanpa balas dan ini merupakan sebuah "Mission Immpossible" bagi skuad The Gunners. Selain butuh permainan dengan tekhnik yang sempurna, The Gunners juga butuh mental baja untuk dapat mengalahkan Bayern Muenchen yang sangat sulit di kalahkan bila bermain di Allianz Arena, kandang mereka.

         Misi Arsenal semakin bertambah berat dengan menjadi satu-satunya harapan publik Inggris di Liga Champions setelah Manchester United di kandaskan oleh Real Madrid pada pekan yang lalu.
"Kami harus bekerja lebih keras lagi demi mencapai asa dan menuntaskan misi yang berat ini. Mungkin banyak orang yang memperkirakan kami saat ini sedang menjalankan sebuah "Mission Immposible", tapi itu tidak benar 100%. Kami masih punya harapan, dan itu tergantung pada pemberian 100% komitmen pasukanku di lapangan." ucap Arsene Wenger , Pelatih Arsenal , di situs resmi klub kemarin.

        Bayangan akan tersingkir dari kompetisi memang sudah ada di depan mata para punggawa Arsenal. Apalagi dalam sejarah Liga Champions, belum ada tim yang mampu membalikkan keadaan bila di kandang mereka sudah ketinggalan dua gol. Jika gagal, Arsenal menorehkan prestasi negatif, yakni terhenti di babak 16 Besar selama 3 musim berturut-turut.
Fakta spirit hanya ditunjukkan oleh Ajax Amsterdam dan Inter Milan , yang mampu membalikkan keadaan setelah kalah di kandang sendiri untuk lolos ke babak berikutnya. Namun, keduanya bukan berselisih dua gol dari tim tamu. "Setidaknya, peluang kami masih terbuka dan menang tiga gol bukanlah hal mustahil bila kita bermain dengan kerja keras dan konsentrasi tinggi."ujar Wenger.       
Sang Professor paham, timnya butuh tiga gol tanpa balas untuk bisa menyingkirkan raksasa Jerman itu ke fase gugur putaran kedua kompetisi antar tim elit Eropa tersebut. Sayang, sejarah telah membuktikan beberapa tim selalu kesulitan melewati FC Hollywood setelah kalah di kandang sendiri.

           Hanya ada dua tim yang mampu membalikkan keadaan di markas Bayern setelah mereka tenggelam di leg pertama. Panathinaikos dan Inter Milan yang mampu melakukan itu di babak 16 besar. Saat itu Bayern Muenchen memenangkan leg pertama 16 besar dengan skor 1-0 di kandang Inter tahun 2011, tapi kemudian situasi berbalik saat Bayern memainkan laga kandangnya, Inter menang dengan skor 3-2.
"Mental kami untuk datang kesana sangat kuat, kami adalah tim yang penuh dengan ambisi dan saya pikir kami akan lolos dengan cara apapun itu. Ada sejumlah kemenangan yang didapatkan Arsenal di Liga Champions yang bisa membuat kami bangga. Kami hanya harus memastikan bisa melakukan hal bagus di Munich. Peluang kami memang kecil tapi kami akan melakukan mission impossible," sebut Wenger, di Reuters.

         Di kubu tuan rumah, The Bavarians menatap laga ini dengan semangat mendekatkan diri mereka ke partai puncak Liga Champions yang akan dihelat di Stadion Wembley, London. "Dalam situasi tertentu, segala sesuatunya terlihat sangat sempurna. Kami bisa melakukan comeback kapanpun, ini menunjukkan selera besar yang dimiliki tim ini," kata kiper Bayern, Manuel Neuer.
Melihat performa Bayern secara keseluruhan musim ini memang harus diakui mereka memiliki sejumlah keunggulan kualitas. Terutama dari sisi kekompakan para pemain di masing-masing lini. Bahkan untuk pemain yang berada di bangku cadangan memiliki kualitas yang tak beda jauh dengan pemain inti. Sebut saja striker Mario Mandzukic yang mampu menggeser posisi penyerang utama Bayern Mario Gomez.
Mandzukic pada leg pertama lalu menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang tajam di depan gawang lawan. Dia mencetak satu dari tiga gol yang dicetak pemain Bayern Muenchen di Emirates Stadium.
Barisan lini kedua juga tak kalah moncer. Javi Martinez, Luiz Gustavo, Thomas Mueller, Toni Kroos dan Arjen Robben adalah sejumlah gelandang yang memiliki naluri menyerang tinggi dan sama-sama punya kemampuan menjebol gawang lawan.
Di area belakang, soliditas tinggi telah diperlihatkan Philipp Lahm, Daniel Van Buyten, Dante dan David Alaba. Secara keseluruhan, konsentrasi tuan rumah sangat tinggi, setelah mereka hampir dipastikan meraih gelar Bundesliga.

      Situasi terbalik ada di kubu Arsenal, Wenger masih terus melakukan transisi perubahan susunan pemainnya setelah kepergian sejumlah pemain bintang ke beberapa klub besar. Lukas Podolski, Olivier Giroud dan Santi Cazorla masih sering terlihat kehilangan sentuhan ketika dicampurkan dengan pemain-pemain lama.
Setidaknya Arsenal bisa berharap kepada Theo Walcott yang musim ini mulai menunjukkan penampilan luar biasa. Namun Arsenal tertimpa musibah ketika melakoni lawatan ke Allianz Arena. Mereka kehilangan gelandang cerdas Jack Wilshere yang mengalami cedera setelah laga melawan Tottenham Hotspur.
Kondisi bahaya memang tengah mengancam Arsenal. Apalagi dalam pertandingan dini hari nanti, publik tuan rumah tengah bergelora. Apalagi kalau bukan bersinarnya barisan jagoan mereka. Nama paling moncer adalah Thomas Muller. Ia menjadi pemain terfavorit bulan Februari 2013, mengalahkan Arjen Robben dan kapten Philipp Lahm.
Fakta tak memungkiri hal itu. Produk akademi sepak bola Bayern Muenchen tersebut sudah tampil 32 partai musim ini dengan 17 gol plus berkontribusi terhadap 28 gol lainnya. Penampilan terakhirnya, kontra Fortuna Dusseldorf di ajang Bundesliga, akhir minggu lalu, membuat barisna pertahanan patut waspada level maksimal.

       "Saya sedang enak bermain, dan tentu saja punya keinginan untuk terus mencetak gol atau memberi kontribusi. Arsenal tim hebat, tapi saya akan membuat mereka tak berkutik. Saya ingin menuai banyak trofi bersama tim," kata Muller.
Pemain Muda Terbaik pada putaran final Piala Dunia 2010 tersebut berjanji untuk meneruskan catatan istimewa Die Roten, yang sudah menuai 23 pertandingan tanpa kalah, termasuk 19 kemenangan.
Bersama Javi Martinez, Luiz Gustavo, Toni Kroos dan Arjen Robben, Muller bersiap memberi prahara bagi Per Meresacker dkk. Jika Theo Walcott, Mikel Arteta, Santi Cazorla dan Aaron Ramsey gagal berkreasi, sudah tentu bakal menjadi makanan empuk bagi tim yang sudah mencetak 67 gol di Bundesliga dan 18 gol di Liga Champions tersebut.